PEMBENTUKANAKHLAK; DALIL TASAWUF; PERKEMBANGAN TASAWUF; Minggu, 31 Januari 2016. pengertian ilmu tasawuf beserta dalil dari ayat alqur'an PENGERTIAN TENTANG TASAWUF. Secara bahasa tasawuf diartikan sebagai Sufisme (bahasa arab: تصوف ) adalah ilmu untuk mengetahui bagaimana cara menyucikan jiwa, menjernihan akhlaq, membangun dhahir dan
pertanyaanevaluasi yang diberikan dosen Ketepatan penjelasan, kerjasama dan kemampuan komunikasi Ketepatan menjelaskan tentang sumber ajaran, tujuan dan sejarah tasawuf 5 % 4 Fungsi tasawuf a. Sumber akhlak dan tasawuf b. Fungsi akhlak tasawuf c. Pentingnya studi akhlak dan tasawuf Ceramah dan diskusi 100' a. Mahasiswa mendengarkan
Tasawufini berawal dari zuhud, kemudian tasawuf dan berakhir pada akhlak. Mereka adalah sebagian sufi abad kedua, atau pertengahan abad kedua, dan setelahnya sampai abad keempat hijriyah. Dan personal seperti Hasan Al-Bashri, Imam Abu Hanifa, al-Junaidi al-Bagdadi, al-Qusyairi, as-Sarri as-Saqeti, al-Harowi, adalah merupakan tokoh-tokoh sufi
NabiMuhammad Saw. mendefinisikan pertobatan sebagai penyesalan. Dalam tasawuf, agar taubat menjadi sah, maka tautab itu perlu memiliki tiga prinsip berikut yang berkaitan dengan masa lalu, masa sekarang dan masa depan: 1. Penyesalan atas dosa yang dilakukan (masa lalu) 2. Menyingkirkan dosa di masa sekarang (hal) 3.
BeliBuku Akhlak Tasawuf Mustofa PUSTAKA SETIA Terbaru August 2022. ️ 15 hari retur. Mau tanya mengenai pengiriman, promo, atau lainnya? Chat Customer Care atau hubungi 0804 1 871 871 . Tanya tentang produk ini Belum ada pertanyaan untuk produk ini.
SUMBERAJARAN AKHLAK TASAWUF. Dalam ajaran Islam yang menjadi dasar-dasar akhlak adalah berupa al-Quran dan Sunnah Nabi Muhammad Saw. Baik dan buruk dalam akhlak Islam ukurannya adalah baik dan buruk menurut kedua sumber itu, bukan baik dan buruk menurut ukuran manusia. Sebab jika ukurannya adalah manusia, maka baik dan buruk itu bisa berbeda-beda.
2 Tanya Jawab Masalah Akhlak. 1. Tolong Anda sebutkan sebagian dari keyakinan mazhab Wahabi. Kaum Wahabi adalah pengikut Muhammad bin Abdul Wahab dan ia merupakan pengikut maktab Ibnu Taimiyah dan muridnya Ibnu Qayyim Jauzi yang mendirikan beberapa keyakinan baru di Semenanjung Arabiyah. Mazhab Wahabi merupakan salah satu mazhab dalam Islam
BestContoh Pertanyaan Tentang Tasawuf Falsafi, Paling Seru! DOC) Pertanyaan dan Pendapat Mengenai Akhlak Tasawuf | Dimas Cholis - Academia.edu. Contoh Soal Latihan Akhlak Kelas XI MA Materi Tasawuf Sunni dan Tokoh Ajarannya - Bacaan Madani | Bacaan Islami dan Bacaan Masyarakat Madani. DOC) Mentahan Tasawuf Falsafi | yukfa abdullah - Academia.edu.
A PERTANYAAN UNTUK PEMAHAMAN AKHLAK TASWUF 1. Dalam perkuliahan akhlak tasawuf apakah saudara paham tentang ajaran tasawuf? a. Paham b. Kadang-kadang paham c. Tidak paham sama sekali 2. Menurut pemahaman saudara tentang akhlak tasawuf, bagaimanakah ajaran akhlak tasawuf yang benar menurut syariat? a.
Rasulullahmengatakan, "Kalau aku jawab iya, niscaya akan memberatkan kalian. Tinggalkanlah (jangan bertanya) terhadap sesuatu yang aku biarkan.". Dalam riwayat lain Rasulullah mengatakan, "Diamnya (syariat) adalah rahmat bagi kalian, maka janganlah bertanya.". Dengan demikian, tidak semua pertanyaan itu dilarang dan dicela dalam Islam.
NgDpv. Pertanyaan Tentang Akhlak Soal Uraian Soal Esai Essay Contoh Soal Beserta Jawabannya Untuk Mahasiswa Untuk Siswa Pelajar Selamat datang, pada halaman ini kami mempublikasikan beberapa pertanyaan penting tentang Akhlak dan Jawabannya. Pertanyaan tentang Akhlak ini bisa dijadikan berbagai macam kebutuhaan akademik, baik pada tingkatan perguruan tinggi mahasiswa, atapun untuk untuk pelajar. Sedangkan jawaban dari pertanyaan tentang Akhlak ini, bisa dikondisikan dengan mereka yang menjawab, tentunya kedalaman jawaban mahasiswa berbeda dengan pelajar. Tapi, kumpulan pertanyaan di bawah ini, juga dibisa dimanfaatkan untuk pembaca secara umum. Pada akhir prolog halaman ini, kami mengucapkan, selamat membaca “kumpulan contoh pertanyaan tentang Akhlak” beserta jawabannya,semoga bermanfaat. 30 Pertanyaan Tentang Akhlak Berikut adalah 50 daftar contoh pertanyaan tentang Akhlak, tetapi bisa jadi kurang atau lebih tergantung keluasan pengetahuan yang dimiliki. Anda bisa kembangkan struktur bahasanya sesuai kebutuhan Apa pengertian akhlak dalam Islam? Jawaban Akhlak dalam Islam adalah perilaku dan tindakan yang sesuai dengan ajaran agama, baik terhadap Allah maupun terhadap sesama manusia. Akhlak juga mencakup sikap dan perilaku yang mencerminkan ketaqwaan kepada Allah SWT. Apa saja nilai-nilai akhlak yang dijunjung dalam Islam? Jawaban Beberapa nilai-nilai akhlak yang dijunjung dalam Islam antara lain jujur, adil, sabar, sopan santun, rendah hati, kasih sayang, dan toleransi. Nilai-nilai akhlak tersebut dijadikan dasar dalam perilaku dan tindakan sehari-hari. Bagaimana agama Islam memandang pentingnya akhlak dalam kehidupan seorang muslim? Jawaban Agama Islam memandang pentingnya akhlak dalam kehidupan seorang muslim karena akhlak menjadi bagian dari ketaqwaan kepada Allah SWT. Melalui akhlak yang baik, seseorang dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai hamba Allah dan sebagai manusia yang berinteraksi dengan sesama. Bagaimana cara meningkatkan akhlak dalam Islam? Jawaban Cara meningkatkan akhlak dalam Islam antara lain dengan memperdalam pengetahuan agama, menjalankan ibadah dengan sungguh-sungguh, melakukan amal sholeh, dan selalu berusaha untuk memperbaiki diri. Selain itu, seseorang juga perlu menghindari perbuatan yang buruk dan memperkuat hubungan dengan Allah dan sesama. Apa hubungan antara akhlak dan keberhasilan dalam kehidupan dunia dan akhirat? Jawaban Hubungan antara akhlak dan keberhasilan dalam kehidupan dunia dan akhirat sangat erat. Dalam Islam, seseorang yang memiliki akhlak yang baik akan mampu meraih keberhasilan dalam kehidupan dunia dan akhirat. Akhlak yang baik juga menjadi bekal dalam memperoleh keberkahan dan keberhasilan dalam hidup. Apa pengertian akhlak dalam konteks pendidikan? Jawaban Akhlak dalam konteks pendidikan adalah perilaku dan tindakan yang mencerminkan karakter dan moralitas yang baik. Pendidikan akhlak bertujuan untuk membentuk pribadi yang memiliki akhlak yang baik dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai moral dan etika yang diakui oleh masyarakat. Apa tujuan pendidikan akhlak? Jawaban Tujuan pendidikan akhlak adalah untuk membentuk pribadi yang memiliki moralitas dan karakter yang baik. Pendidikan akhlak juga bertujuan untuk membentuk individu yang berperilaku sesuai dengan nilai-nilai moral dan etika yang diakui oleh masyarakat. Bagaimana pendidikan akhlak dapat diimplementasikan dalam kurikulum pendidikan? Jawaban Pendidikan akhlak dapat diimplementasikan dalam kurikulum pendidikan dengan memperkenalkan nilai-nilai moral dan etika dalam setiap mata pelajaran. Selain itu, pendidikan akhlak juga dapat dilakukan melalui kegiatan ekstrakurikuler dan program bimbingan dan konseling. Apa peran guru dalam pendidikan akhlak? Jawaban Guru memiliki peran penting dalam pendidikan akhlak karena guru menjadi panutan bagi siswa dalam berperilaku dan berinteraksi dengan sesama. Guru juga dapat membantu siswa untuk memahami nilai-nilai moral dan etika yang diakui oleh masyarakat. Bagaimana pendidikan akhlak dapat membantu mengatasi masalah moral dan etika dalam masyarakat? Jawaban Pendidikan akhlak dapat membantu mengatasi masalah moral dan etika dalam masyarakat dengan membentuk individu yang memiliki karakter dan moralitas yang baik. Dengan memiliki akhlak yang baik, individu akan lebih mudah menyelesaikan masalah moral dan etika dalam masyarakat. Apa pengertian akhlak dalam psikologi? Jawaban Akhlak dalam psikologi adalah perilaku dan tindakan yang mencerminkan karakter dan moralitas yang baik dari sudut pandang psikologi. Akhlak dapat dipengaruhi oleh faktor genetik, lingkungan, dan pengalaman hidup seseorang. Bagaimana psikologi memandang pentingnya akhlak dalam kehidupan seorang individu? Jawaban Psikologi memandang pentingnya akhlak dalam kehidupan seorang individu karena akhlak dapat mempengaruhi kesejahteraan psikologis seseorang. Dengan memiliki akhlak yang baik, seseorang akan lebih mampu mengelola emosi, mengatasi stres, dan membangun hubungan yang harmonis dengan orang lain. Bagaimana lingkungan dapat mempengaruhi pembentukan akhlak seseorang? Jawaban Lingkungan dapat mempengaruhi pembentukan akhlak seseorang dengan memperkenalkan nilai-nilai moral dan etika yang diakui oleh masyarakat sekitar. Lingkungan juga dapat mempengaruhi pola perilaku dan interaksi sosial yang menjadi dasar pembentukan akhlak seseorang. Bagaimana cara meningkatkan akhlak dari sudut pandang psikologi? Jawaban Cara meningkatkan akhlak dari sudut pandang psikologi antara lain dengan memperkuat pengetahuan dan kesadaran akan nilai-nilai moral dan etika, berprilaku positif, dan memperbaiki hubungan dengan orang lain. Selain itu, seseorang juga perlu memperhatikan kondisi psikologis dan emosional untuk meningkatkan akhlaknya. Apa peran psikologi dalam membantu individu untuk memperbaiki akhlaknya? Jawaban Psikologi memiliki peran penting dalam membantu individu untuk memperbaiki akhlaknya karena psikologi dapat membantu individu untuk memahami diri sendiri, mengelola emosi, dan memperbaiki hubungan dengan orang lain. Psikologi juga dapat membantu individu untuk mengatasi masalah psikologis yang dapat mempengaruhi pembentukan akhlaknya. Apa pengertian akhlak dalam konteks bisnis? Jawaban Akhlak dalam konteks bisnis adalah perilaku dan tindakan yang mencerminkan etika dan moralitas yang baik dalam konteks dunia usaha. Akhlak dalam bisnis mencakup sikap dan perilaku yang dianggap baik dan benar dalam menjalankan usaha. Bagaimana pentingnya akhlak dalam dunia bisnis? Jawaban Akhlak sangat penting dalam dunia bisnis karena dapat mempengaruhi reputasi dan keberhasilan suatu usaha. Dengan memiliki akhlak yang baik, seorang pengusaha akan lebih dihormati dan diandalkan oleh pelanggan, karyawan, dan rekan bisnis. Apa saja nilai-nilai akhlak yang dijunjung dalam dunia bisnis? Jawaban Beberapa nilai-nilai akhlak yang dijunjung dalam dunia bisnis antara lain integritas, kejujuran, tanggung jawab, kerjasama, keterbukaan, dan penghargaan terhadap hak-hak orang lain. Bagaimana cara meningkatkan akhlak dalam dunia bisnis? Jawaban Cara meningkatkan akhlak dalam dunia bisnis antara lain dengan memperkuat integritas, meningkatkan keterbukaan dan transparansi, menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan etika, dan membangun hubungan yang baik dengan pelanggan, karyawan, dan rekan bisnis. Bagaimana akhlak dapat mempengaruhi keberhasilan bisnis? Jawaban Akhlak dapat mempengaruhi keberhasilan bisnis karena reputasi yang baik dapat menarik pelanggan dan investor. Selain itu, sikap dan perilaku yang baik juga dapat membantu dalam menjalin hubungan yang harmonis dengan pelanggan, karyawan, dan rekan bisnis. Apa pengertian akhlak dalam konteks budaya? Jawaban Akhlak dalam konteks budaya adalah perilaku dan tindakan yang mencerminkan moralitas dan etika yang dihargai oleh masyarakat dalam suatu budaya. Akhlak dalam budaya mencakup nilai-nilai yang dianggap baik dan benar dalam interaksi sosial dan kehidupan sehari-hari. Bagaimana akhlak dapat mempengaruhi kehidupan masyarakat dalam suatu budaya? Jawaban Akhlak dapat mempengaruhi kehidupan masyarakat dalam suatu budaya dengan membentuk pola perilaku dan interaksi sosial yang positif. Dengan memiliki akhlak yang baik, masyarakat dapat membangun hubungan yang harmonis dan memperkuat kohesi sosial dalam budaya tersebut. Apa saja nilai-nilai akhlak yang dijunjung dalam suatu budaya? Jawaban Nilai-nilai akhlak yang dijunjung dalam suatu budaya dapat bervariasi tergantung pada budaya tersebut. Beberapa nilai-nilai akhlak yang dihargai oleh masyarakat dalam berbagai budaya antara lain kesopanan, rasa hormat dan penghargaan terhadap yang lebih tua, solidaritas, dan toleransi. Bagaimana cara memperkuat akhlak dalam suatu budaya? Jawaban Cara memperkuat akhlak dalam suatu budaya antara lain dengan memperkenalkan nilai-nilai moral dan etika yang dihargai oleh masyarakat, membangun kegiatan dan program yang mendukung pembentukan akhlak yang baik, dan mengajarkan akhlak melalui media dan pendidikan. Bagaimana akhlak dapat mempengaruhi hubungan antarbudaya? Jawaban Akhlak dapat mempengaruhi hubungan antarbudaya dengan memperkuat rasa toleransi dan penghargaan terhadap keberagaman budaya. Dengan memiliki akhlak yang baik, masyarakat dapat membangun hubungan antarbudaya yang harmonis dan saling menghormati. Apa pengertian akhlak dalam konteks hubungan internasional? Jawaban Akhlak dalam konteks hubungan internasional adalah perilaku dan tindakan yang mencerminkan moralitas dan etika yang diakui dalam hubungan antarnegara. Akhlak dalam hubungan internasional mencakup sikap dan perilaku yang dianggap baik dan benar dalam menjalin kerjasama dan interaksi antarnegara. Bagaimana akhlak dapat mempengaruhi hubungan antarnegara? Jawaban Akhlak dapat mempengaruhi hubungan antarnegara dengan memperkuat kepercayaan dan rasa saling menghormati antarnegara. Dengan memiliki akhlak yang baik, negara dapat membangun hubungan yang harmonis dengan negara lain dan memperkuat kerjasama antarnegara. Apa saja nilai-nilai akhlak yang dijunjung dalam hubungan internasional? Jawaban Beberapa nilai-nilai akhlak yang dijunjung dalam hubungan internasional antara lain kejujuran, integritas, rasa hormat dan penghargaan terhadap hak asasi manusia, dan sikap saling menghormati dan menghargai keberagaman budaya. Bagaimana cara memperkuat akhlak dalam hubungan internasional? Jawaban Cara memperkuat akhlak dalam hubungan internasional antara lain dengan memperkuat kesadaran akan nilai-nilai moral dan etika dalam hubungan antarnegara, membangun kerjasama dan dialog yang produktif, dan menghargai keberagaman budaya dan pandangan politik antarnegara. Apa peran akhlak dalam menjaga perdamaian dan keamanan dunia? Jawaban Akhlak memiliki peran penting dalam menjaga perdamaian dan keamanan dunia karena dengan memiliki akhlak yang baik, negara dapat membangun hubungan yang harmonis dengan negara lain dan menghindari konflik serta perang antarnegara. Selain itu, akhlak juga dapat memperkuat kerjasama internasional dalam mengatasi masalah global seperti perubahan iklim, kemiskinan, dan krisis kemanusiaan. Penutup Terimakasih atas kunjungannya di khususnya pada halaman yang membahas tentang kumpulan contoh Pertanyaan Tentang Akhlak beserta anda pada website ini sangat berarti bagi kami. Hal tersebut membuat kami bersemangat untuk terus tumbuh dan berbagi kebermanfaatan.
1. Dalam perkuliahan akhlak tasawuf apakah saudara paham tentang ajaran tasawuf? a. Paham b. Kadang-kadang paham c. Tidak paham sama sekali 2. Menurut pemahaman saudara tentang akhlak tasawuf, bagaimanakah ajaran akhlak tasawuf yang benar menurut syariat? a. Akhlak tasawuf yang sesuai dengan al-Quran dan as-Sunnah b. Ajaran tasawuf yang benar adalah pencarian tuhan yang berangkat dari ketidak percayaan c. Ajaran akhlak tasawuf mengajarkan kepada manusia untuk menjauhi dunia dalam kehidupan karena dunia penuh dengan kehinaan 3. Bagaimanakah pemahaman saudara tentang konsep zuhud? a. Zuhud adalah sikap hidup seseorang yang tidak terikat pada dunia dengan permasalahannya b. Zuhud adalah suatu sikap yang menjauhi dunia secara fisik c. Zuhud adalah sebagai ajaran yang membenci dunia saudara apakah sama konsep akhlak tasawuf dengan konsep filsafat? a. Sangat berbeda dalam konsep akhlak tasawuf dengan filsafat b. Hampir sama antara konsep akhlak tasawuf dan filsafat c. Sama antara keduanya 5. Apakah yang saudara pahami tentang sabar dalam akhlak tasawuf? a. Sabar adalah usaha manusia untuk menyelaraskan kehendak dirinya dengan kehendak Allah b. Sabar adalah usaha manusia untuk menyelaraskan kehendak Allah dengan kehendak dirinya c. Sabar adalah kebebasan manusia yang tidak ada batasnya 6. Tasawuf dalam kajian Islam termasuk dalam dimensi experensial, bagaimanakah pemahaman saudara tentang dimensi experensial? a. Dimensi experensial adalah pelaksanaan ibadah yang melibatkan hadirnya amal lihir dan batin b. Dimensi experensial adalah ibadah yang melaksakan perintah serta tata cara ibadah secara lahir tanpa menghadirkan hati dalam beribadah c. Dimensi experensial adalah melaksanakan ibadah hanya memenuhi kewajiban 7. Apa yang saudara pahami tentang ajaran tasawuf Sunni? a. Ajaran tasawuf Sunni melandaskan pada al-Qur’an dan as-Sunnah b. Ajaran tasawuf Sunni melandaskan pada al-Qur’an dan as-Sunnah serta akal pikiran c. Ajaran tasawuf Sunni lebih berkonsentrasi pada kebatinan 8. Dalam filsafat ada istilah tentang atheis dan dalam akhlak tasawuf ada istilah taqarrub, bagaimanakah pemahaman saudara tentang hubungan kedua istilah tersebut? a. Saling bertolak belakang b. Adanya kemiripan antara keduanya c. Adanya kesamaan antara keduanya tasawuf? a. Taubat merupakan hijrahnya seseorang dari amalan yang dibenci Allah menuju amalan yang disenangi Allah serta tidak mangulanginya kembali b. Taubat merupakan suatu perbuatan yang bisa dilakukan kalau sudah mendekati ajal c. Taubat merupakan suatu perkara yang dapat dilakukan setiap saat 10. Apakah yang saudara pahami tentang istilah munajat dalam akhlak tasawuf? a. Munajat adalah melaporkan diri ke hadirat Allah atas segala akiivitas yang dilakukan b. Munajat adalah mendekatkan diri secara sungguh-sungguh c. Munajat adalah sikap menyendiri dari keramaian 1. Bagaimana kebiasaan saudara ketika bertemu dengan teman atau saudara, baik di dalam kampus atau di luar kampus? a. Selalu memberi dan menjawab salam b. Kadang-kadang memberi dan menjawab salam c. Kebiasaan memberi dan menjawab salam apabila dimulai oleh orang lain 2. Ketika saudara melakukan ketidakjujuran kepada teman saudara, bagaimanakah perasaan saudara? a. Hati selalu merasakan kegelisahan b. Hati kadang merasakan adanya kegelisahan c. Hati jarang merasakan kegelisahan 3. Bagaimana saudara melaksanakan amar m a’ru f nahi rnunkar pada situasi dan kodisi apapun? a. Melaksanakan amar ma ’ru f nahi rnunkar senantiasa saya lakukan b. Melaksanakan amar ma ’ru f nahi rnunkar pernah saya lakukan c. Kadang melaksanakan amar ma ’ru f nahi rnunkar 4. Bila ada teman atau saudara yang minta bantuan kepada saudara, bagaimana sikap saudara? a. Berusaha menolong sesuai dengan kemampuan b. Berusaha menolong bila ada kelegaan hati c. Tidak memberi pertolongan, karena merasa yakin ada orang lain yang menolong 5. Bagaimana saudara membiasakan diri bergaul dengan teman lain jenis? a. Tetap berusaha bergaul dengan baik sesuai dengan al-Qur’an dan as-Sunnah. b. Terkadang ada usaha bergaul sesuai dengan al-Qur’an dan as- Sunnah c. Tidak mengetahui pergaulan itu sesuai dengan al-Qur’an dan as- Sunnah yang dituakan, bagaimana sikap saudara? a. Senantiasa mengunakan sopan santun b. Terkadang bicara sopan dan terkadang tidak c. Berbicara sopan dan santun bila diperlukan 7. Dalam suatu pergaulan, bila terjadi perbedaan pendapat diantara saudara, bagaimana sikap saudara? a. Berusaha bersikap objektif dan rasional b. Bersikap objektif dan rasional bila sama dengan pendapat saya c. Tetap mempertahankan pendapat demi kebenaran menurut saya 8. Setelah saudara memahami ajaran tasawuf tentang zuhud, bagaimanakah sikap saudara ketika ada teman saudara meminjam barang yang saudara sayangi? a. Saya pinjamkan dengan rasa ikhlas b. Kadang saya pinjamkan dengan rasa tidak ikhlas c. Saya pinjamkan dengan rasa tidak ikhlas 9. Apabila dalam pergaulan, saudara mempunyai teman yang mempunyai sifat jahat terhadap saudara, bagaimanakah sikap saudara? a. Saya bersikap sabar b. Kadang saya bersikap sabar c. Saya tidak bersikap sabar 10. Dalam pergaulan setiap hari bagaimana sikap saudara dalam berinteraksi dengan dosen? a. Saya bersikap sopan dan menghormati b. Saya kadang bersikap sopan dan menghormati c. Saya tidak bersikap sopan dan menghormati Al-Abrasyi, M. Athiyah, Dasar-dasar Pokok Pendidikan Islam, Bulan Bintang, Jakarta, 1970. Al-Anshari, Zakaria, Ta’liqat ala ar-Risalah al-Qusyairiyah, dalam Abdul Qodir Isa, Hakekat Tasawuf, Qisthi Press, 2005. Al-Asqolani, Ibnu Hajar, Nashaikhul That, terj. I. Solihin, Pustaka Amani, Jakarta. 2002. Al-Husaini, bin Akawi Al- Haddad , Abdullah, Sentuhan-Sentuhan Sufistik Pintu Menuju Jalan Akhirat, terj. Rosihon Anwar, CV. Pustaka Setia, Bandung, 1999. Al-Ghazali, Muhammad, Abu Hamid Ikhya’ Ulum ad-Din, Jilid III, dalam Yunahar Ilyas Kuliah Akhlak, LPPI, Yogyakartam 2004. Ali, Abdul, Halim, Muhammad, Akhlak Mulia, teij. Abdul Haggie al-Kattani, Ikhwani Akhmad Masturi, Gema Insani, Jakarta, 1995. Al-Jauziyah, Ibnu Qoyyim, Mawaridul Aman Al-Muntaqo min Ighotsatul Lahfan Fi Mashayidisy Syaithan, terj. Ainul Haris Umar Arifin Thayib, Darul Falah, Jakarta, 1998. Al-jazairi, Jabir, Abu Bakar Ensiklopedi Muslim Minhajul Muslimin, PT. Darul Falah, Jakarta, 2004. Itiqodiyah Wa Ash Shufiyyah, terj. Munirul Abidin, Munirul CV. Darul Falah, Jakarta, 2003. Anis, Ibrahim Al-mu’jam al-Wasith. dalam Yunahar Ilyas Kuliah Akhlak, LPPI, Yogyakartam 2004. Ar-Rifai, Nasib, Muhammad, al-Aliyyal Qodir Li Ikhtishari Tafsir Ibnu Katsir, jilid II, cetakan I, terj. Syihabuddin, Gema Insani, Jakarta, 1999. Ar-Rifai, Nasib, Muhammad, Taisiru al-Aliyyal Qodir Li Ikhtishari Tafsir Ibnu Katsir, jilid IV, terj. Syihabuddin, Gema Insani, Jakarta, 2000. Arikunto, Suharsimi, Proedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek, Rineka Cipta, Jakarta, 1998. Ash-Shiddieqy, Hasbi, Muhammad, Tengku, Pedoman Shalat, PT. Pustaka Rizki Putra, Semarang, 2001. Departemen Agama Republik Indonesia, Al-Q ur’an dan Terjemah, PT. Syamil Cipta Media, Bandung, 2004. Dewan Redaksi Ensiklopedi Islam, Ensiklopedi Islam, Jakarta, 1994. Farid, Ahmad, An-nufus Wa Tarbiyatuha Kama Yuqorrihu Ulama’u as-Salaf Ibnu Rajab al-Hambali, Ibnu Qoyyim, Ibnu Hamid Al-Ghazali, terj. Jasima, Media Insani Press, Solo, 2002. Hadi, Sutrisno, Metodologi Research, Jilid I, Fakultas Psikologi Universitas Gajah Mada, Yogyakarta, 1981. Hadi, Sutrisno, Metodologi Research, Jilid II, Fakultas Psikologi Universitas Gajah Mada, Yogyakarta, 1981. Hamka, Tasawuf Perkembangan dan Pemurniannya, Pustaka Panjimas, Jakarta, 1983. Hasan, Ahmad, Pintu Ijtihad Belum Tertutup, Pustaka Bandung, 2001. Ibnu Taimiyah, Syaikhul Islam Kitab At-Taubat, teij. Irwan Raihan, Median Insani Press, Solo, 2003. Ilham, Arifin, Muhammad, Menggapai Kenikmatan Zikir, PT. Mizan Publika, Jakarta, 2004. Ilyas, yunandar, H., Kuliah Akhlak, LPPI, Yogyakarta, 2004. Imam Al-ghozali, Ihya’ Ulumuddin, Jilid 6, CV. Asy Syifa, Semarang, 1993. Imam Az-Zabidi, Mukhtashar Shahih Al-Bukhori, teij. Achmad Zaidun, Pustaka Amani, Jakarta, 2002. Imam Nawawi, Riyadhus Shalihin Jilid 2, teij. Achmad Sunarto, Pustaka Amani, Jakarta, 1999. Isa, Qodir, Abdul, H aqaa’iq at-Tashawwuf teij. Khoirul Amru Harahab dan Afrizal Lubis, Qisthi Press, 2005. Moeliono, M., Anton Kamus Besar Bahasa Indonesia, Balai Pustaka, Jakarta, 1989. Mursi, Said, Muhammad, F annufT a’anul M a’al Aakhiriin, teij. Abdul Hayyu al- Kattani, Gema Insani, Jakarta, 2004. Nasution, Harun Falsafah dan Mistisisme dalam Islam, dalam Muhammad Sholikhin, Tasawuf Aktual Menuju Insan Kamil, Pustaka Nuun, Semarang, Bahwa yang bertanda tangan di bawah in i Nama NUR HADI Umur 23 TAHUN Tanggal lahir KAB. SEMARANG, 12 FEBRUARI 1983 Bangsa INDONESIA Agama ISLAM Tempat tinggal sekarang PON PES AN-NIDA Jin. Jendral Sudirman No. 239 Kota Salatiga Menerangkan dengan sesungguhnya PENDIDIKAN
Related PapersSOAL 1. Deskripsikanlah pengalaman saudara mengikuti perkuliahan akhlak tasawuf selama satu semester ini! JAWAB Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, Sebelumnya saya ingin mendeskripsikan siapa diri saya dan kenapa saya bisa ada di prodi Sistem Informasi 4 dan sekarang mempelajari mata kuliah akhlak tasawuf. Saya AFRIDAYANI dari Sistem Informasi-4 Semester 1. Saya berasal dari SMA Negeri yang ada di kota saya, di sekolah saya tersebut tidak terlalu mendalami pelajaran agama islam dan hanya sekedar " tahu " saja namun tidak mendalami, dan sewaktu sekolah saya tidak mengikuti organisasi yang berhubungan dengan keagamaan karna waktu itu saya disibukkan dengan kegiatan perlombaan cerdas cermat. Setidaknya, dengan adanya pengajian didaerah rumah saya, saya mendapatkan ilmu agama lebih banyak lagi. Selama masa sekolah saya selalu bertanya-tanya mau jadi apa saya setelah tamat SMA ini. Saya bertanya dalam diri saya, apa hal yang benar-benar saya sukai. Akhirnya, saya memutuskan untuk mengambil jurusan yang berhubungan dengan komputer, karena pada saat saya kelas 3 SMA saya belajar mengenai Software " Corel Draw " untuk membuat logo perusahaan atau logo usaha. Saya benar-benar suka dengan Software " Corel Draw " , jadi saya memutuskan untuk membantu teman-teman saya membuatkan tugas logo mereka. Dan dari situ saya mendapatkan uang jajan tambahan, alhamdulillah. Serta saat itu saya sudah dapat membuat web sederhana yang bisa dibilang sudah lumayan. Karena, pada saat itu teman-teman saya yang lainnya belum dapat membuat web tersebut. Bisa dibilang saya lumayan menguasai. Jadi, saya rasa saya sudah cukup memiliki modal untuk mengambil jurusan Sistem Informasi. Dan juga saya sangat antusias untuk mengambil jurusan Sistem Informasi dikarenakan kakak saya adalah dosen jurusan Sistem Informasi di Universitas swasta dikota saya. Jadi, saya memutuskan untuk mengambil jurusan Sistem Informasi. Pada saat SNMPTN saya mengambil jurusan Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi di UNIMED, namun belum rezeki. Lalu saya mencoba jalur SBMPTN dan lagi-lagi mengambil jurusan yang berhubungan dengan komputer, yaitu Sistem Informasi dan juga Teknik Informatika. Kenapa saya sangat antusias terhadap jurusan yang berhubungan dengan teknologi atau komputer? Karena menurut saya teknologi itu akan terus berkembang seiring berjalannya waktu jadi saat mempelajarinya kita tidak bosan karena setiap tahunnya teknologi akan terus berkembang dan juga menurut saya " orang komputer " lebih banyak peluang kerjanya dan dapat menciptakan pekerjaan bagi orang lain. Saat SBMPTN saya membuat pilihan pertama di Unsyiah, Aceh dan pilihan keduanya di UINSU Medan dengan jurusan Sistem Informasi. Dan pada saat pengumuman alhamdulillah saya lulus di UINSU Medan. Saat pembagian kelas saya masuk dikelas Sistem Informasi-4, saya pun mulai berkenalan dengan teman sekelas saya. Saya tidak pernah menyangka akan ada mata kuliah " Akhlak Tasawuf " , karena ini merupakan baru pertama kalinya saya mendengar ada mata kuliah Akhlak Tasawuf. Pada saat pertama kalinya belajar mata kuliah Akhlak Tasawuf, saya sempat khawatir akan sangat tidak paham dan tidak nyambung karena ini pertama kalinya saya mengetahui adanya mata kuliah tersebut. Namun, saat pertemuan pertama kali kita hanya melakukan pengenalan satu sama lain agar lebih akrab lagi, saya dan teman teman saya pun mulai mengenalkan diri satu per satu kepada Bapak. Kesan pertama benar-benar menyenangkan karna belum mulai belajar karena kita hanya melakukan perkenalan dan Bapak menyampaikan teori apa saja yang akan dipelajari di mata kuliah akhlak tasawuf DEFINISI Karya-karya para sufi telah menunjukkan bahwa tasawuf sebagai disiplin ilmu dirancang sebagai media informasi bagi manusia untuk mendekatkan diri kepada Allah para penempuh jalan tasawuf akan dapat meraih kemantapan tauhid dan makrifat. Sebab itu, para sufi menyusun teori mengenai usaha-usaha untuk menempuh perjalanan spritual berupa tangga-tangga pendakian spritual yang disebut al-maqâmât. Hakikat al-maqâmât dapat dilihat dari karya-karya sufi yang biasanya juga diiringi kajian tentang al-ahwâl, sebab keduanya tidak bisa dibahas secara terpisah. Dengan demikian, al-maqâmât adalah tingkatan-tingkatan spritual seorang sufi, dari tingkatan paling mendasar sampai tingkatan tertinggi, yaitu dekat dengan Allah Swt., yang diperoleh sâlik secara mandiri melalui pelaksanaan 'ibadah, mujâhadah, dan riyâdhah secara terus menerus. Para sufi telah merumuskan susunan al-maqâmât dan al-ahwâl secara berbeda, sebagai dampak dari perbedaan pengalaman spritual mereka, bahkan sebagian sufi menerangkannya secara simbolis melalui novel-novel mistis yang sebenarnya menjelaskan perjalanan spritual seorang sâlik menuju Allah Swt. Mengenai al-ahwâl, para sufi telah menybutkan beberapa keadaan hati seorang sâlik yang diraskan selama melewati beragam tingkatan. Sejumlah al-ahwâl tersebut merupakan pemberian Allah Swt. kepada sâlik yang sedang menjalani beragam ibadah untuk menapaki satu persatu maqâm dari yang awal sampai yang sampai akhir sebagai puncak tertinggi dari kedudukan spritual yang mungkin dicapai seorang para sufi telah menunjukkan bahwa tasawuf sebagai disiplin ilmu dirancang sebagai media informasi bagi manusia untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt. Sehingga para penempuh jalan tasawuf al-murid/ al-salik akan dapat meraih kemantapan tauhid dan makrifat. Sebab itu, para sufi menyusun teori mengenai usaha-usaha untuk menempuh perjalanan spiritual thariqah berupa tangga-tangga pendakian spiritual yang disebut al-maqamat. Maka dari itu dalam kitab al-Luma', al-Thusi menjelaskan bahwa maqamat berarti kedudukan hamba dalam pandangan Allah berdasarkan apa yang telah diusahakan, baik melalui riyadhah, ibadah, maupunmujahadah. Di samping itu, maqamat berarti jalan panjang atau fase-fase yang harus ditempuh oleh seorang sufi untuk berada sedekat mungkin dengan Allah. Sesuai'dengan Ibrahim/14 14, dan al-shaffat/ 37 164. Sedangkan Al Ahwal adalah kondisi kejiwaan atau keadaan hati qalb seorang sufi sebagai akibat dari kemurnian zikirnya, yang diperoleh sebagai karunia Allah dan bukan dari usahanya keadaan mental.PENDAHULUAN Artikel ini akan mengkaji tentang " Al-Maqamat dan Al-Ahwal " .Kajian ini menggunakan metode deskriptif analitis berdasarkan buku yang berjudul " Gerbang Tasawuf " karangan Tujuan Kajian ini agar para pembaca lebih bisa memahami tentang Al-Maqamat dan Al-Ahwal dengan dukungan ilmu dan pendapat dengan sumber yang dapat dipercaya. Maka dari itu akan dibahas tentang Al-Maqamat dan Al-Ahwal tersebut dengan umum dan terkait dengan ilmu tasawuf itu sendiri berdasarkan pendapat para ulama-ulama sekarang yang berdasar pada ulama terdahulu dari sumber buku yang tepercaya AL-MAQAMAT Dalam memperoleh maqam tertentu,selain wajib menjalankan berbagai bentuk ibadah,mujahadah, dan riyadhah, seorang salik harus melakukan khalwah dan uzlah dalam melaksanakan perjalanan spiritual menuju Allah swt. Dalam Risalah al-Qusyairiyah, al-Qusyairi menjelaskan bahwa menyepikhalwah adalah sifat ahli sufi, dan mengasingkan diriuzlah menjadi tanda seseorang telah bersambung dengan Allah Swt., praktik agama seperti ini memberikan manfaat dan keuntungan bagi penegak dan penempuh jalan seperti menghindarkan diri dari semua sifat tercela, menghasilkan kemuliaan,mendekatkan diri kepada Allah swt. dan mengobati hati. Dalam mendapatkan al-maqam dan al-ahwal, seorang sufi harus menjalankan amalan-amalan agama secara benar. Ilmu-ilmu sufi adalah ilmu-ilmu tentang keadaan-keadaan al-ahwal yang diturunkan dan digenerasikan dari amal-amal tertentu dan hanya dialami oleh orang yang istiqomah mengamalkan agama dengan sungguh sungguh dan benar. Langkah menuju amalan yang benar yaitu mengetahui hukum-hukum syariatal-ahkam al-syariah,Pertanyaan Pengalaman saudara mengikuti perkuliahan Akhlak Tasawuf selama satu semester ini ! Pada awal masuk di dunia perkuliahan tepatnya di Universitas Islam Negri Sumatera Utara UINSU Medan saya merasa aneh dengan beberapa mata kuliah agama seperti Akhlak Tasawuf yakni a. Penampilan baik itu dosen dan mahasiswa/mahasiswi di perkuliahan UINSU medan berbeda dengan Universitas umum yang lain salah satunya yaitu harus bercelana dosen rata-rata masuk memakai peci/lobe. b. Mata kuliah Yang pada umumnya sebelum masuk di dunia perkuliahan tidak mengenal pelajaran agama yang seperti kata katanya terkadang asing untuk didengar. Bagi beberapa orang matakuliah yang satu ini terdengar asing di telinga mereka karena kebanyakan mereka dengar mungkin matakuliah lain seperti Matematika Distrik,pemrograman juga dengan saya ketika awal memulai dengan matakuliah ada temen saya yang beranggapan bahwa matakuliah ini nntnya akan mendapatkan ilmu-ilmu seperti masa lalu seperti ilmu kebal dan dari itu saya akan jelaskan sedikit tentang matakuliah Tasawuf ini lewat pengalaman saya selama kuliah di matakuliah ini. Awal saya masuk menjadi mahasiswa tingkat pertama,mata kuliah yang di berikan berupa akhlak tasawuf,teologi islam dan lain satu ini saya dijelaskan mengenai tentang definisi sampai mau selesai semester ganjil ini saya kurang paham tentang yang saya ketahui bahwa tasawuf merupakan usaha menyucikan diri dengan mendekatkan diri pada allah swt serta menjalankan syariatnya beserta matakuliah ini saya diajarkan cara berdzikir dengan benar yaitu dengan menggerakkan kepala namun ada juga cukup dalam hati saya yang hanya lulusan SMA